BROWSE BERITA

DARI MEJA GUBERNUR

TUNJANGAN KINERJA DAERAH

 
 

PEMBERITAHUAN UNTUK SEMUA KARYAWAN PEMERINTAH PROVINSI DKI JAKARTA

 
 

PERUBAHAN ATAS PERATURAN GUBERNUR NOMOR 215 TAHUN 2009 TENTANG TUNJANGAN KINERJA DAERAH

 
 

TIM ASISTENSI PENANGANAN PEMULANGAN TENAGA KERJA INDONESIA BERMASALAH DAN KELUARGANYA DARI MALAYSIA

 
 
DETAIL BERITA
Halaman ini akan segera diarahkan ke Detail berita di Design Baru. Klik disini untuk langsung menuju halaman tersebut.

09-02-2010

Sistem Satu Arah di Tanahabang Jadi Permanen

 

Pengalihan arus lalu lalu lintas dengan sistem satu arah (SSA) di kawasan Tanahabang, Jakarta Pusat yang mulai diberlakukan sejak Kamis (4/2) lalu, terbukti cukup efektif mengurai kemacetan. Sehingga hasil evaluasi Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta selama 5 hari terakhir ini menyimpulkan, kemacetan yang sering terjadi di kawasan Tanahabang berhasil diatasi. Karena itu, Dishub akan menjadikan SSA itu permanen.

"Kita akan menerapkan sistem satu arah di kawasan Tanahabang ini secara permanen," kata Muhamad Akbar, Kepala Bidang Manajeman dan Teknik Rekayasa Lalu Lintas Dishub DKI, Selasa (9/2).

Hasil evaluasi yang dilakukan Dishub, beberapa titik kemacetan seperti persimpangan lalu lintas Jatibaru, Flyover Jatibaru hingga Jl Brigjen Katamso yang biasanya dilanda kemacetan pada pagi dan sore hari saat ini terlihat lancar. Selain itu, arus kendaraan di Jl Abdul Muis dan Jl Budi Kemuliaan, yang biasanya stag (berhenti total) pada sore hari, saat ini juga lancar. Terusan Cideng dan arah jalan menuju Kebonsirih kini juga relatif lancar saat pagi dan sore hari.

"Hasil evaluasi itulah yang membuat kita menetapkan SSA di Tanahabang ini menjadi permanen," ujarnya. Masyarakat pengguna jalan yang pada hari pertama penerapan SSA masih kebingungan, saat ini sudah mulai memahami. Tidak ada lagi pengguna jalan yang menghentikan kendaraanya dan bertanya pada petugas. Apalagi petugas juga sudah memasang berbagai rambu lalu lintas guna memudahkan dan memberi petunjuk pada mereka.

Keberhasilan SSA di Tanahabang ini membuat Dinas Perhubungan DKI berencana menerapkan sistem serupa di wilayah lain. Saat ini, Dishub sedang melakukan pengkajian di beberapa wilayah yang dianggap rawan macet. Di antaranya persimpangan Tomang dan Senen. Apabila dari hasil kajian wilayah itu bisa dilakukan sistem satu arah, maka akan dilakukan. "Dengan keberhasilan ini, kita berencana menerapkan sistem satu arah di wilayah-wilayah rawan macet lainnya di DKI Jakarta," tuturnya.

Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo menyambut baik keberhasilan SSA yang diterapkan Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Bahkan orang nomor satu di DKI ini mendukung rencana penerapan sistem satu arah di berbagai lokasi rawan macet lainnya.”SSA di kawasan Tanahabang ini sangat bagus dan terbukti mampu mengurai kemacetan,” katanya.

Bahkan untuk membuktikan di lapangan, Dishub DKI bersama dengan wartawan Koordinatoriat Balaikota, memantau situasi lalu lintas di kawasan tersebut pada Selasa (9/2) sore. Hasilnya, arus lalu lintas memang terlihat cukup lancar. Padahal sebelum sistem satu arah diberlakukan, kawasan tersebut selalu mengalami kemacetan lalu lintas yang cukup parah.

Seperti diberitakan sebelumnya, ruas jalan yang ditutup dalam program SSA Tanahabang meliputi Jl Jatibaru, dari persimpangan Jl Jatibaru-Jl Cideng ke arah persimpangan Jl Abdul Muis-Jl Kebon Sirih (Barat ke Timur). Kemudian Jl Fachrudin, dari persimpangan Jl Abdul Muis-Jl Kebon Sirih (Hotel Millennium) ke arah persimpangan Jl Fachrudin-Underpass Tanah Abang. Lalu Jl Terusan Cideng, dari persimpangan Jl Fachrudin-Underpass Tanah Abang ke arah persimpangan Jl Jatibaru-Cideng.

 

 

Penulis: purwoko

Sumber:

Cetak Berita Ini
 
BERITA LAINNYA

08-09-2010

DKI Segera Terapkan PTSP Penanaman Modal

 

08-09-2010

PT KAI Luncurkan 12 KA Tambahan

 

08-09-2010

Lonjakan Pemudik Mulai Terlihat

 

08-09-2010

DKI Siagakan 5.176 Petugas Kebersihan

 

08-09-2010

Bus Plat Hitam Disusupkan Jadi Angkutan Mudik

 

08-09-2010

Pemudik Sepeda Motor Diprediksi Menurun 10 Persen

 

08-09-2010

Usai Lebaran, Angkutan Umum Tak Laik Jalan Ditertibkan

 

08-09-2010

1.315 Petugas Dikerahkan Atasi Sampah Takbiran

 

08-09-2010

Open House untuk Umum Ditiadakan

 

08-09-2010

Bus Terlambat, Penumpang Menumpuk

 

 
  ke ataske atas