• TRANSPORTASI
  • Penumpang di Stasiun Terintegrasi Transjakarta Naik

Penumpang di Stasiun Terintegrasi Transjakarta Naik

Penumpang di Stasiun Terintegrasi Transjakarta Naik 20 Persen

Pengintegrasian antar-moda transportasi bus Transjakarta dan kereta Comuterline berdampak terhadap peningkatan jumlah penumpang. Seperti di tujuh stasiun yang terintegrasi bus Transjakarta, penumpang kereta meningkat sekitar 20 persen.

" Pengintegrasian berdampak positif terhadap peningkatan demand di tujuh stasiun "

Vice President Commersial PT KAI Commuter Jabodetabek, Devri Bawinto mengatakan, selain penambahan jumlah perjalanan kereta, terintegrasinya stasiun dengan bus Transjakarta juga jadi pemicu meningkatnya penumpang.

"Pengintegrasian berdampak positif terhadap peningkatan demand di tujuh stasiun," ujarnya, Rabu (11/1).

Dijelaskannya ketujuh stasiun yang terintegrasi yakni, Stasiun Jakarta Kota, Manggarai, Tebet, Cawang, Palmerah, Pesing, dan Juanda.

Berdasarkan data yang dimiliki, pada Januari 2016, total penumpang di tujuh stasiun itu sebanyak 142.278 penumpang. Jumlah itu meningkat pada Desember 2016, menjadi 166.817 penumpang.

"Kami belum lakukan survei, tapi bisa jadi peningkatan juga terdampak kebijakan ganjil genap," tandasnya.