Jokowi-Ahok Unggul di Jaktim
Penghitungan rekapitulasi surat suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2012 saat ini telah berlangsung di tingkat kotamadya/kabupaten. Di Jakarta Timur, dari 10 kecamatan yang ada, pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) unggul di delapan kecamatan. Sementara pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Nara) hanya unggul di dua kecamatan yakni, Kramatjati dan Cipayunng.
Ketua KPU Jakarta Timur, Chairil Anwar mengatakan, pasangan Jokowi-Ahok berhasil memperoleh suara terbanyak di Jakarta Timur dengan 502.616 suara. Di tempat kedua, ditempati pasangan Fauzi Bowo-Nara dengan 438.393 suara. Pasangan Jokowi-Ahok unggul di Kecamatan Matraman, Pulogadung, Jatinegara, Pasarrebo, Cakung, Durensawit, Makasar dan Ciracas.
Di posisi ketiga, pasangan Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini berhasil memperoleh 163.361 suara. Disusul kemudian, pasangan Faisal Basri-Biem Benyamin dengan 67.205 suara, diikuti pasangan Alex Noerdin-Nono Sampono dengan 54.262 suara dan pasangan Hendardji Supandji-Riza Patria dengan perolehan 25.042 suara.
"Kami telah menyelesaikan penghitungan di tingkat Kota Administrasi Jakarta Timur. Hasinya, pasangan nomor urut tiga, Joko Widodo-Basuki Tjahaya Purnama memperoleh suara terbanyak," ujar Chairil Anwar di Hotel Desa Wisata TMII, Selasa (17/7).
Dikatakan Chairil, untuk jumlah suara sah yang masuk berjumlah 1.251.243 suara. Sedangkan jumlah surat suara yang tidak sah mencapai 27.277 dari total suara keseluruhan sebanyak 1.278.520 suara.
Diungkapkan Chairil, rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat Kota Administrasi Jakarta Timur berlangsung dalam situasi relatif kondusif dan berlangsung tertib. "Sempat ada protes dari saksi pasangan Jokowi-Ahok karena adanya perbedaan hasil suara tidak sah di Kecamatan Matraman. Tapi, protes itu akhirnya bisa segera diselesaikan. Secara keseluruhan, jalannya rapat pleno hari ini berjalan tertib," tandasnya.
Penghitungan rekapitulasi surat suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2012 saat ini telah berlangsung di tingkat kotamadya/kabupaten. Di Jakarta Timur, dari 10 kecamatan yang ada, pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) unggul di delapan kecamatan. Sementara pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Nara) hanya unggul di dua kecamatan yakni, Kramatjati dan Cipayunng.Ketua KPU Jakarta Timur, Chairil Anwar mengatakan, pasangan Jokowi-Ahok berhasil memperoleh suara terbanyak di Jakarta Timur dengan 502.616 suara. Di tempat kedua, ditempati pasangan Fauzi Bowo-Nara dengan 438.393 suara. Pasangan Jokowi-Ahok unggul di Kecamatan Matraman, Pulogadung, Jatinegara, Pasarrebo, Cakung, Durensawit, Makasar dan Ciracas.
Di posisi ketiga, pasangan Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini berhasil memperoleh 163.361 suara. Disusul kemudian, pasangan Faisal Basri-Biem Benyamin dengan 67.205 suara, diikuti pasangan Alex Noerdin-Nono Sampono dengan 54.262 suara dan pasangan Hendardji Supandji-Riza Patria dengan perolehan 25.042 suara.
"Kami telah menyelesaikan penghitungan di tingkat Kota Administrasi Jakarta Timur. Hasinya, pasangan nomor urut tiga, Joko Widodo-Basuki Tjahaya Purnama memperoleh suara terbanyak," ujar Chairil Anwar di Hotel Desa Wisata TMII, Selasa (17/7).
Dikatakan Chairil, untuk jumlah suara sah yang masuk berjumlah 1.251.243 suara. Sedangkan jumlah surat suara yang tidak sah mencapai 27.277 dari total suara keseluruhan sebanyak 1.278.520 suara.
Diungkapkan Chairil, rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat Kota Administrasi Jakarta Timur berlangsung dalam situasi relatif kondusif dan berlangsung tertib. "Sempat ada protes dari saksi pasangan Jokowi-Ahok karena adanya perbedaan hasil suara tidak sah di Kecamatan Matraman. Tapi, protes itu akhirnya bisa segera diselesaikan. Secara keseluruhan, jalannya rapat pleno hari ini berjalan tertib," tandasnya.



© 2012 BeritaJakarta.com — Website Berita Resmi Pemprov DKI Jakarta