Masjid Akbar Kemayoran Jadi Tempat Ngabuburit25/8/2010 15:36 WIB
Salah satu kegiatan paling favorit warga Jakarta, ketika bulan Ramadhan
adalah menunggu saat berbuka atau dikenal dengan istilah ngabuburit.
Sembari menunggu azan magrib, warga senang mendatangi tempat-tempat
yang dianggap tepat untuk bersantai. Salah satunya terlihat di Jl
Gunung Sahari Selatan, tepatnya di sekitar Masjid Akbar Kemayoran,
Jakarta Pusat.
Lokasi ini memang menjadi pilihan warga untuk
ngabuburit. Setiap kali datang bulan Ramadhan, ratusan bahkan ribuan
warga Kemayoran dan sekitarnya selalu datang ke tempat tersebut.
Berbagai macam jajanan untuk berbuka lengkap tersedia di sana. Bukan
hanya jajanan untuk berbuka saja, penjual pakaian, sampai hiburan oleh
musisi jalanan serta pertunjukan tari ondel-ondel juga ada.
"Saya
hampir setiap hari datang ke sini, di sini enak untuk menunggu berbuka
puasa, ramai, anak-anak jadi senang. Terus ada masjidnya juga, jadi pas
magrib bisa langsung shalat," kata Endin (42), Salah seorang warga,
Rabu (25/8). Selama Ramadhan ini, Endin mengaku selalu datang bersama
keluarga untuk ngabuburit.
Ahmad
(29), salah seorang pedagang es buah, yang mangkal di lokasi itu
mengaku ketiban rezeki setiap kali datang bulan Ramadhan. Penjualannya
meningkat karena banyak pengunjung yang datang. "Kalau hari biasa
paling kita jual 100 gelas dari siang hingga sore, tapi pas puasa kita
bisa jual 150 sampai 170 gelas, meski pada saat sore hari saja," tutur
lelaki asal Cirebon, Jawa Barat ini.
Selain pedagang tetap,
ramainya suasana juga dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk memperoleh
rezeki tambahan. Sejumlah pemuda memanfaatkan bahu jalan sebagai area
parkir dadakan, demi mendapat uang dari pengendara sepeda motor yang
hendak ngabuburit. "Setiap
sabtu dan minggu kita bisa mengantongi 100 sampai 150 ribu rupiah dari
parkir motor ini," kata Roy (25), salah seorang tukang parkir dadakan.
Pengurus
Kepemudaan Islam Masjid Akbar Kemayoran, Wahyu, menjelaskan, kawasan
ini ramai karena letaknya memang strategis, yakni diapit oleh mesjid
akbar kemayoran dan rumah susun Kemayoran. Pengunjung tidak hanya
datang dari Jakarta, tapi ada juga dari Bogor, Tangerang, dan Bekasi.
Reporter : daman | Editor :
Terkait
Kanal Lainnya