Profil H. Fauzi Bowo Pendekatan & Program Profil Prijanto
   
   

Formulasi visi dalam mengemban amanah keberlanjutan Pembangunan DKI Jakarta 2007-2012 yang digagaskan adalah

Dalam mewujudkan visi yang telah ditetapkan, maka formulasi misi yang digagaskan adalah:

1.

Membangun tata pemerintahan yang baik dengan menerapkan kaidah-kaidah good governance. Kaidah good governance akan dijalankan berdasarkan 10 prinsip yaitu:

  • Partisipasi masyarakat
  • Tegaknya supremasi hukum
  • Transparansi
  • Kesetaraan
  • Daya tanggap kepada stakeholders
  • Berorientasi pada visi
  • Akuntabilitas
  • Pengawasan
  • Efektifitas dan efisiensi
  • Profesionalisme
    Pendekatan yang akan dilakukan untuk aktualisasi misi ini melalui peningkatan kinerja aparatur, sistem dan unit kerja. Misi akan menjamin efektivitas program dan kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah provinsi, sehingga memberikan dukungan pada perwujudan visi: Nyaman dan Sejahtera.

2.

Melayani masyarakat dengan prinsip pelayanan prima bermakna bahwa:
Pelayanan prima dilakukan dengan mengutamakan norma pelayanan yakni: ramah, efisien, bermutu, cepat, transparan dan berkepastian hukum. Pelayanan prima teruatama akan diprioritaskan pada bidang-bidang yang sangat menyentuh kehidupan masyarakat antara lain: pendidikan, kesehatan, sosial budaya, keamanan, ketertiban, hukum, sarana dan prasana kota , serta perhubungan dan transportasi.

3.

Memberdayakan masyarakat dengan prinsip pemberian otoritas pada masyarakat untuk mengenali permasalahan yang dihadapi dan mengupayakan pemecahan yang terbaik pada tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan penegendalian pembangunan bermakna bahwa:
Pemberian otoritas dilandasi oleh pertimbangan bahwa di kalangan masyarakat telah ada komunitas keahlian tertentu yang berkemampuan untuk berpartisipasi secara luas pada pembangunan. Pemberian otoritas telah dapat diimplementasikan pada bidang tertentu, sesuai dengan kemampuan masyarakatnya (misalnya dalam mengelola PPMK, adanya kelembagaan Dewan Transportasi Kota, Dewan Pendidikan dll). Untuk pemberian otoritas pada bidang lainnya,maka kapasitas kelembagaan masyarakat masih perlu ditingkatkan. Lebih lanjut melalui pemberdayaan masyarakat ini, terbuka ruang public untuk bermusyawarah, dan sekaligus merupakan proses pembelajaran kehidupan demokratis. Misi ini terutama terkait terhadap ranah visi yang hendak diwujudkan yakni: Sejahtera.

4.

Membangun sarana dan prasana kota yang menjamin kenyamanan dengan memperhatikan prinsip pembangunan berkelanjutan bermakna bahwa: Untuk menjamin kenyamanan dilakukan melalui pembangunan sarana dan prasana kota terutama berkaitan dengan pengendalian banjir, kelancaran lalu lintas, penyediaan air bersih, penyediaan ruang terbuka hijau sekala kota dan taman interaktif tingkat kelurahan dll.
Pembangunan yang berkelanjutan: memperhatikan kesesuaian tata ruang atas dan bwah tanah, terkenadalinya dampak pembangunana, terkendalinya daya dukung lingkungan dll.

5.

Menciptakan lingkungan kehidupan kota yang dinamis dalam mendorong pertumbuhan dan kesejahteraan bermakna bahwa: Kehidupan kota yang dinamis dimaksud adalah bahwa Jakarta memiliki favorable climate untuk 7 (tujuh) aset kota , yakni:

1. Human
2. Social
3. Cultural
4. Intelectual and creative
5. Natural
6. Enviromental
7. Infrastructure

Pertumbuhan yang diharapkan adalah pertumbuhan yang serasi antar bidang dan wilayah. Kesejahteraan yang diarahkan adalah meningkatkan derajat kualitas kehidupan yang sinergis untuk ketujuh aset kota dimaksud.