BROWSE BERITA

DARI MEJA GUBERNUR

TUNJANGAN KINERJA DAERAH

 
 

PEMBERITAHUAN UNTUK SEMUA KARYAWAN PEMERINTAH PROVINSI DKI JAKARTA

 
 

PERUBAHAN ATAS PERATURAN GUBERNUR NOMOR 215 TAHUN 2009 TENTANG TUNJANGAN KINERJA DAERAH

 
 

TIM ASISTENSI PENANGANAN PEMULANGAN TENAGA KERJA INDONESIA BERMASALAH DAN KELUARGANYA DARI MALAYSIA

 
 
DETAIL BERITA
Halaman ini akan segera diarahkan ke Detail berita di Design Baru. Klik disini untuk langsung menuju halaman tersebut.

04-02-2007

BKT Ditargetkan Selesai 2009

 

Tahun 2009 ditargetkan pembangunan Banjir Kanal Timur (BKT) akan selesai. Saat ini pembangunan BKT baru tahap pembebasan lahan, yang hingga awal tahun ini sudah 60 persen lahan telah dibebaskan.

Sementara untuk rencana pembangunannya akan dimulai pada tahun 2008, sehingga ditargetkan pada pertengahan tahun 2009 dapat berfungsi secara optimal.

"Kita berharap tahun 2009 sudah dan dapat digunakan. Sehingga aliran yang dari Bogor untuk wilayah timur dan utara dapat dialirkan ke Banjir Kanal Timur," kata Walikota Jakarta Timur, Koesnan Abdul Halim, di Balai Kota, Minggu (4/2).

Sedangkan untuk di wilayah Kampung Melayu, utamanya untuk bantaran kali Ciliwung, kata Koesnan, harus melibatkan pemerintah pusat. "Wilayah sepanjang Ciliwung itu harus ada campur tangan pusat, dimungkinkan tahun 2009 juga belum selesai, karena untuk merelokasi warga itu perlu dana besar," katanya.

Untuk pembebasan lahan BKT Pemprov DKI Jakarta menganggarkan dana  sebesar 2,4 triliun. Panjang sungainya sekitar 23,7 km, lebar 100 meter.

Seperti diketahui, di Jakarta Timur 80 persennya wilayahnya terendam banjir. Dari 65 kelurahan di Jakarta Timur 54 di antaranya terendam banjir.

Seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso mengatakan Jakarta akan sulit terbebas dari banjir selama proyek Banjir Kanal Timur (BKT) terbangun. Hingga kini, proyek tersebut masih terkendala masalah pembebasan lahan dan terbatasnya anggaran.

"Tanpa BKT Jakarta tidak akan terbebas dari banjir. Selama ini yang bisa kita lakukan hanya menimalsir kerugian yang ditimbulkan bencana banjir tersebut,” kata Sutiyoso.

Eks Pangdam Jaya itu mengatakan pembangunan BKT tersebut merupakan langkah tepat untuk mengatasi banjir di DKI Jakarta. "Kita hanya mengikuti konsep pakar dari Belanda. Kita yakin bahwa konsep itu benar sehingga mampu mengatasi bencana banjir di Jakarta,” ujar suami dari Setyorini ini.

Jika proyek BKT selesai dibangun dapat mengendalikan banjir di Jakarta, khususnya Jakarta Timur dan Utara. BKT juga melayani sistem drainase pada wilayah seluas 207 km2 dan melindungi wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Utara seluas 270 km2 dari banjir akibat luapan sungai Cipinang, Sunter, Buaran, Jatikramat, dan Cakung.

Diperkirakan BKT itu dapat menampung debit air 370 m3 per detik dari aliran air dari Sungai Cipinang, Sunter, Buaran, Jati Kramat, dan Cakung. Sehingga diharapkan 80 persen persoalan banjir di DKI Jakarta dapat teratasi.

 

 

 

Penulis: agustiar

Sumber: agustiar

Cetak Berita Ini
 
BERITA LAINNYA

03-09-2010

6 Ribu Penumpang Padati Stasiun Senen

 

03-09-2010

H-4 Truk Dilarang Melintas di Jakarta

 

03-09-2010

Lebaran, RSUD Cengkareng Tetap Layani Warga

 

03-09-2010

TPS Liar Menjamur di Jakbar

 

03-09-2010

Arus Mudik di Terminal Lebakbulus Masih Normal

 

03-09-2010

30 BUS AKAP Lulus Kir di Terminal Lebakbulus

 

03-09-2010

Lebaran, Perairan Jakarta Dijaga 100 Personil

 

03-09-2010

Tren Pendatang Baru Menurun

 

03-09-2010

Operasi Pasar Efektif Tekan Inflasi

 

03-09-2010

11.156 Botol Miras Dimusnahkan

 

 
  ke ataske atas