|
|
|
|
Berkat Dana PEMK, Bisa Kuliahkan Anak Dana Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kelurahan (PEMK) yang digulirkan Pemprov DKI benar-benar terasa manfaatnya bagi warga Jakarta. Seperti yang dirasakan Kastiati, warga Jalan Kebunpala Bawah III RT 004/05, Kelurahan Kebonmelati, Tanahabang, Jakarta Pusat. Melalui pemanfaatan dana pinjaman tersebut, usaha warung kelontongan di rumahnya berkembang pesat. “Kalau meminjam di bank sangat sulit karena membutuhkan persyarakat administrasi yang rumit, belum lagi permintaan agunan. Padahal saya hanya penjual kelontong dengan modal kecil, tentu tak punya agunan. Namun dengan adanya program PEMK, saya sangat terbantu,” ujar Kastiati, di sela-sela kunjungan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo yang berkantor di Kelurahan Kebonmelati, Rabu (13/1). Bahkan berkat dana PPMK, Kastiati bisa meningkatkan usahanya hingga mampu menyekolahkan anaknya ke perguruan tinggi. “Alhamdulilah melalui program ini, usaha warung kelontong saya sudah lumayan. Bahkan sekarang sudah bisa menyekolahkan anak hingga ke perguruan tinggi. Padahal, dulu tidak pernah terpikir dapat menguliahkan anak, apalagi biaya kuliah di Jakarta terbilang mahal,” kenangnya. Sayangnya pencairan dana PEMK Kebonmelati sebesar Rp 540 juta, hingga kini belum dapat dicairkan karena terganjal birokrasi yaitu kelengkapan SIUP Koperasi Jasa Keuangan Kelurahan Kebonmelati. Namun beruntung, persoalan ini cepat ditanggapi gubernur dan Kamis (14/1) besok diharapkan dana itu sudah dapat dimanfaatkan warga. Sedangkan Nano Suyatno, warga Jl Kebonsayur RT 6/03, Kebonmelati, mengatakan, kehadiran program PEMK sudah sangat dirasakan manfaatnya sejak tahun 2002. Usaha warga terus berkembang karena mendapatkan bantuan permodalan. Karena itu, diharapkan kucuran dana melalui sektor PEMK ini akan lebih baik lagi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. “Apalagi kan pengelolaan dananya ditangani koperasi,” ungkapnya. Demikian halnya Zainal, warga RT 01/15. Dia berharap dana PEMK ini dapat segera dicairkan demi pengembangan usaha bengkelnya. “Dulu saya pernah pinjam dan sudah dikembalikan tepat waktu. Namun ketika mau pinjam lagi tidak tahunya program itu sudah tidak ada karena banyak tunggakan. Saya sempat kesal kala itu karena ada lokasi bengkel yang sedang dijual murah,” ucapnya.
|
![]()
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| BeritaJakarta.com — Media Online Pemprov DKI Jakarta Jl. Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt. 2 Jakarta Indonesia Telp. +62 21 3822988, 3822488; Fax. +62 21 3822788, 3822846; Email : redaksi@beritajakarta.com |