BERITAJAKARTA.COM — 24-11-2009 13:47
Untuk mewujudkan Jakarta kota hijau dan sehat, Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan, terus mengkampanyekan program one men one tree one biopori (LRB). Bahkan terkait dengan hari menanam pohon Indonesia, Pemkot Jaksel menanam kembali 10 ribu pohon di 10 kecamatan secera serentak, Selasa (24/11). Secara simbolis penanaman pohon dilakukan di Taman Tangkuban Perahu, Guntur, Setiabudi, Jakarta Selatan.
Walikota Jakarta Selatan, Syahrul Effendi, menegaskan, sejak Januari hingga 16 November lalu, wilayahnya telah menanam 42.700 pohon produktif. Ke depannya ditargetkan akan ditanam 10 ribu pohon setiap bulan. "Saat kini kita sudah mencapai target, itu juga berkat partisipasi masyarakat dan perusahaan swasta yang menyumbang pohon-pohon tersebut," ujar Syahrul Effendi, Selasa (24/11).
Selanjutnya ia berharap agar masyarakat peduli terhadap lingkungan. Bentuknya bisa dengan menanam pohon di sekitar rumah atau lingkungannya. Tak hanya itu, ia juga telah menginstruksikan jajarannya dan masyarakat agar ikut berpartisipasi menciptakan lingkungan bersih, sehat, dan hijau. Setidaknya, setiap warga dapat menanam satu pohon dan satu lubang resapan biopori.
Penanaman pohon ini hasilnya memang tidak akan dirasakan saat ini, tapi manfaatnya dirasakan empat sampai lima tahun ke depan. Untuk itu, Pemkot Jakarta Selatan selalu menanam tanaman fungsi ganda dan produktif, seperti mangga, belimbing, jambu Air, jambu biji, dan manggis. "Mudah-mudahan empat atau lima tahun ke depan, bisa berbuah dengan lebat serta bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan," harap Syahrul.
Meminjam kata-kata bijak dari Mahatma Gandhi, kata Syahrul, "Bumi dan air akan cukup digunakan bagi kehidupan manusia, tetapi tidak akan cukup bila untuk keserakahan manusia". Untuk itu, masyarakat perlu menjaga lingkungan agar bumi ini bisa berumur panjang.
Selain menggaungkan penanaman pohon, Syahrul juga mengimbau agar warga Jakarta Selatan mengurangi pencemaran udara dengan bersepeda ke kantor. Bahkan, sejak tahun lalu, dirinya konsisten dalam seminggu dua kali ke kantor menggunakan sepeda. "Bagi pegawai yang kantornya dekat dengan rumah, ada baiknya menggunakan sepeda saja untuk mengurangi polusi udara," pungkasnya.