Home

PLTGU Muarakarang Rusak, Sebagian Jakarta Padam


BERITAJAKARTA.COM — 09-11-2009 18:07
Walau belum diketahui secara pasti penyebab kerusakan teknis pada Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Muarakarang, Jakarta Utara, namun PT PLN (Persero) mengupayakan pada Senin (9/11) Pukul 22.00, listrik akan kembali normal. Diketahui, akibat dari kerusakan tersebut, sebagian besar wilayah Jakarta padam. 

"Hingga kini kita belum tahu pasti yang menjadi penyebab kerusakan PLTGU Muarakarang. Tapi, kita upayakan malam nanti sekitar pukul 22.00 sudah normal kembali," jelas Purnomo Willy, General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang kepada wartawan, Senin (9/11).

Menurut Purnomo, akibat kejadian itu kebutuhan listrik di wilayah Jakarta Barat, sebagian Jakarta Pusat, Sebagian Jakarta Selatan dan Jakarta Utara mengalami pemadaman listrik. "Saat ini pemadaman terjadi di daerah Bintaro, Pondok Aren, Meruya, Kedoya, Cengkareng, Kamalmuara, Cinere, Ciputat, Cipulir, Slipi, dan Kebonjeruk. Perbaikan terus kami lakukan dan beberapa pembangkit di PLTGU pun sudah mulai beroperasi. Mudah-mudahan malam nanti sudah kembali normal," ungkapnya.

PLTGU Muarakarang selama ini memiliki kapasitas daya listrik sebesar 990 megawatt. Jumlah tersebut didistribusikan untuk melayani kebutuhan aliran listrik bagi 500 ribu pelanggan di Jakarta dan Tangerang. Selain itu, PLTGU Muarakarang juga mendistribusikan aliran listriknya ke sistem gardu distribusi Gandul, Cinere.

Penggunaan listrik oleh pelanggan di Jakarta, mengalami beban puncak setiap pukul 10.00–15.00, dimana penggunaan listrik mencapai 5.050 megawatt. Akibat kerusakan sistem di PLTGU Muarakarang ditambah belum optimalnya Gardu Cawang, kini PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang mengalami defisit atau pemadaman listrik sekitar 250 megawatt.

Pemadaman listrik bergilir ini nampaknya juga mempengaruhi operasional pelayanan kereta api rel listrik (KRL) Jabodetabek. Kepala Humas Daop I PT KA Persero, Sugeng Priyono mengatakan, perjalanan KRL mengalami pengurangan jumlah operasional. "Sekali jalan biasanya kami bisa mengoperasionalkan 5 KRL, namun karena adanya pemadaman bergilir, kami hanya bisa mengoperasikan 2 KRL untuk sekali jalan," katanya.

Sugeng mengaku, pemadaman listrik secara bergilir yang sudah berlangsung kurang lebih sebulan ini menyebabkan terganggunya jadwal keberangkatan KRL. Penumpukan dan antrean penumpang pun kerap terjadi di setiap lintas yang terkena pemadaman. "Untuk mencukupi listrik aliran atas (LAA), kendali operasi KRL diatur dengan pengaturan jarak atau headway," jelasnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pihaknya mengupayakan penyuplaian LAA gardu yang terkena pemadaman, melalui gardu LAA terdekat. Bahkan, pengoperasian genset pun dilakukan. "Pemadaman listrik saat ini terjadi di Bekasi dan Jatinegara. Setiap KRL terlambat hingga 12 menit. Diharapkan masyarakat bisa memahami karena dampak pemadaman listrik bergilir sejak sepekan lalu," tandasnya. 

 

Reporter: erik

Dibaca: 17 kali  

Foto   Video   Audio
Tidak ada foto
 
Tidak ada video
 
Tidak ada audio



 Video Terbaru Lainnya  
09-02-2010
Warga Tionghoa Ikut Berperan Membangun Jakarta
09-02-2010
Kontribusi Sektor Perhotelan dan Restoran di DKI Jakarta
08-02-2010
Puluhan PKL Berjejer di Depan Museum Tekstil Jakarta Barat

 Potret Jakarta Lainnya  
Ribuan Massa Menggelar Aksi Demo 100 Hari SBY-Boediono di Jakarta

 
 
 
BeritaJakarta.com — Media Online Pemprov DKI Jakarta
Jl. Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt. 2 Jakarta Indonesia Telp. +62 21 3822988, 3822488; Fax. +62 21 3822788, 3822846; Email : redaksi@beritajakarta.com